article thumbnail

  Kratom kering (Mitragyna speciosa) adalah pohon tropis asli ke hutan dari Asia Tenggara. Tanaman ini telah digunakan oleh orang-orang di Thailand, Malaysia dan Indonesia selama berabad-abad untuk  [ ... ]



article thumbnail


BUKU BARU SOP PASCAPANEN CABAI MERAH
    Buku SOP pascapanen Cabai Merah ini dapat sebagai acuan bagi pelaku usaha/petani/petugas untuk melaksanakan pascapanen sehingga dapat meningkatkan mut [ ... ]


Home
Sabtu, 28 Mei 2011 00:00

Pelaksanaan Festival Jamur Indonesia pada tahun 2011 ini dilaksanakan bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Pertanian, Provinsi DKI Jakarta berbarengan dengan pelaksanaan acara Jakarta Agro Expo 2011. Festival Jamur Indonesia 2011 diselenggarakan di Jakarta yang merupakan sebagai kota bisnis dimana permintaan dan perdagangan produk jamurnya sangat besar.

Lokasi Kegiatan : UPT Pusat Pengembangan Benih Tanaman Pangan, Hortikultura dan Kehutanan, Dinas Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta Jl.Harsono RM No. 1, Ragunan, Pasar Minggu,Jakarta Selatan

TEMA KEGIATAN

“Dengan Festival Jamur 2011 kita tingkatkan potensi agribisnis untuk meningkatkan kesejahteraan dan kelestarian lingkungan”

OPENING CEREMONY

Hari/tanggal             :  Jum’at, 3 Juni 2011

Waktu                      :  Pukul 15.00 – selesai

Dibuka oleh             :  Gubernur DKI Jakarta

CLOSING CEREMONY

Hari/tanggal             :  Selasa, 7 Juni 2011

Waktu                      :  Pukul 15.00 – selesai

LAST_UPDATED2
 
Minggu, 15 Mei 2011 00:00

SOSIALISASI APLIKASI REGISTRASI LAHAN USAHA

Pelaksanaan Sosialisasi Aplikasi Registrasi Lahan Usaha dilaksanakan pada tanggal 17-19 Maret 2011 di Bogor. Peserta yang menghadiri pertemuan ini berjumlah 25 orang yang terdiri dari petugas dinas pertanian dari 20 provinsi di seluruh Indonesia, yaitu provinsi provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Riau, Lampung, Jawa Barat, DI. Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Bali, NTB, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara dan Gorontalo.Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan pengetahuan petugas pembina lapang dalam mengaplikasikan registrasi lahan usaha di lahan usaha sayuran yang dikelola pelaku usaha dan mempersiapkan database online lahan usaha yang teregister GAP. Sedangkan sasarannya adalah lapang di daerah penghasil sayuran.

 

LAST_UPDATED2
 
Jumat, 22 April 2011 00:00

HASIL PERTEMUAN KOORDINASI PERENCANAAN PENGEMBANGAN SAYURAN DAN BIOFARMAKA

Solo, 31 Maret s.d. 2 April 2009

 

Pengembangan agribisnis sayuran dan biofarmaka telah dilakukan mulai dari tingkat pusat sampai ke daerah. Namun dalam pelaksanaannya tidak dapat dilakukan sepenuhnya oleh Direktorat Budidaya Tanaman Sayuran dan Biofarmaka tetapi juga sangat ditentukan oleh peran serta institusi lain maupun para pelaku usaha.  Pembangunan agribisnis hortikultura di berbagai sentra dan kawasan telah difasilitasi oleh Direktorat Jenderal Hortikultura melalui program dan kegiatan, baik di pusat maupun daerah.  Dalam pengembangan sayuran dan biofarmaka yang dialokasikan dalam bentuk dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan pada  beberapa propinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia, disamping itu juga didukung oleh institusi lainnya serta  masyarakat petani maupun swasta.

Dalam upaya mencapai efektivitas dan efisiensi dalam pengembangan sayuran dan biofarmaka perlu menselaraskan antara rancangan program dengan pelaksanaan kegiatan di lapangan serta untuk mengurangi terjadinya perubahan rancangan kegiatan yang semulanya sudah tersusun dan terencana dengan baik, oleh karena itu  perlu  dilakukan koordinasi dan sinergisme kegiatan antar institusi, baik pusat maupun daerah  sehingga  diharapkan  terjadi keselarasan antara  program-program kegiatan daerah dengan kebijakan pengembangan pusat.

LAST_UPDATED2
 
Senin, 28 Maret 2011 19:06

 

SELAMAT DATANG UNDANG-UNDANG NO.35 TAHUN 2009

TENTANG NARKOTIKA

Setelah menunggu sekian lama, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika telah diundangkan pada tanggal 12 Oktober 2009 lalu dan ditempatkan dalam Lembaran Negara RI Tahun 2009 Nomor 143 serta Tambahan Lembaran Negara RI bernomor 5062.

LAST_UPDATED2
 
Sabtu, 26 Maret 2011 00:00

KUNJUNGAN LAPANG AVA SINGAPURA DAN DIREKTORAT BUDIDAYA DAN PASCAPANEN SAYURAN DAN TANAMAN OBAT

KE MODEL PERTANIAN BERBASIS GAP UNTUK ESKPOR (PT. HORTI JAYA LESTARI MEDAN)

Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 18 Januari 2011 di kebun sayuran PT. Hortijaya Lestari di Merek, Medan. Dalam kerjasama ekspor sayur-buah Indonesia ini Singapura menghendaki adanya 1 kebun yang dapat dijadikan Farm Model Ekspor yang menerapkan GAP. Untuk itu AVA Singapura mengusulkan PT. Horti Jaya Lesatari. Salah satu produsen sayuran yang telah mengeskpor sayuran secara rutin ke Singapura  terletak di Merek, Tanah Karo. Meskipun komoditas PT. Horti Jaya Lestari (PT. HJL) sudah dapat diterima oleh konsumen Singapura tanpa kesulitan, namun kebun PT. HJL belum mendapat registrasi GAP dari Dinas Pertanian Propinsi Sumatera Utara.

LAST_UPDATED2
 
Senin, 28 Maret 2011 16:56

 

KUNJUNGAN KERJA MENTERI PERTANIAN

DI KABUPATEN SUKABUMI, 9 JANUARI 2011

Musim hujan yang berkepanjangan dan anomali iklim ditahun 2010 disertai dengan kebutuhan konsumen terhadap komoditas cabai yang meningkat di hari besar nasional Natal dan Tahun Baru 2011, membuat tidak seimbangannya antara jumlah pasokan dan permintaan/kebutuhan terhadap cabai, sebagian tanaman cabai di Indonesia mengalami penurunan produktivitas, sehingga secara nasional mengakibatkan jumlah pasokan cabai berkurang. Kurang memadainya infrastruktur yang ada di lokasi pertanaman, menyebabkan gangguan distribusi, sehingga harga cabai ditingkat konsumen melonjak cukup tajam dibandingkan dengan di sentra produksi. Hal ini mendorong Menteri Pertanian beserta ibu untuk turun langsung kelapang melihat keberadaan pertanaman yang ada dan berdialog dengan para petani setempat dan stakeholders. Kunjungan kerja Menteri Pertanian dilakukan di Kabupaten dan Kota Sukabumi pada hari Minggu tanggal 9 Januari 2011.

LAST_UPDATED2
 
Selasa, 10 Mei 2011 00:00

PEMBAHASAN ANGKA SEMENTARA PRODUKSI TANAMAN OBAT DI PALEMBANG

Direktur Budidaya dan Pascapanen Sayuran dan Tanaman Obat menghadiri pembahasan angka sementara produksi tanaman obat di Palembang pada tanggal, 10 – 12 Maret 2011 dengan hasil kesimpulan rapat sebagai berikut :

a. Secara umum produksi tanaman obat tahun 2010 (418.786.761 Kg) apabila dibandingkan dengan ATAP Tahun 2009 (472.863.015 Kg) mengalami penurunan produksi sebesar 11,44% atau sekitar 54.076 ton dengan produksi rimpang mengalami penurunan 11,37% atau sekitar 57.006 ton.

b. Provinsi yang merupakan sentra tanaman obat pada tahun 2009 yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur mengalami penurunan produksi yang signifikan pada tahun 2010.

LAST_UPDATED2
 
Selasa, 05 April 2011 00:00

SINKRONISASI PELAKSANAAN KEGIATAN 2011 DAN

KOORDINASI RANCANGAN KEGIATAN 2012 WILAYAH TENGAH

 

Pertemuan sinkronisasi wilayah tengah telah dilaksanakan pada tanggal 16 – 18  Februari 2011 di Bandung, Jawa Barat, dengan peserta yang hadir pada pertemuan sinkronisasi ini berjumlah 46 orang, terdiri dari petugas daerah yang berasal dari beberapa kabupaten intensif di wilayah tengah antara lain Kabupaten Ciamis, Kabupaten Garut, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten Sumedang,Kabupaten Purworejo, Kabupaten Brebes, Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Bantul, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember, Kabupaten Kediri, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Pontianak, Kabupaten Lebakt, dan pelaku usaha yang berdomisili sekitar Kabupaten

LAST_UPDATED2
 
Senin, 28 Maret 2011 17:57

MENGUNGKIT BANGKIT BAWANG PUTIH SEMBALUN

 

Sembalun merupakan salah satu sentra produksi sayuran andalan di Kabupaten Lombok Timur (provinsi Nusa Tenggara Barat) yang sangat potensial dan unik.  Deerah ini merupakan lembah di dataran tinggi, berada pada ketinggian 1200 m dpl merupakan bagian dari pinggang gunung Rinjani,

 

areal pengembangan pertanian di daerah ini seluas 6000 Ha.  Daerah ini cukup unik karena memp

unyai iklim dingin kering, sehingga sangat menguntungkan untuk pengembangan tanaman, antara lain serangan OPT tidak banyak, kerusakan tanaman karena hujan dan kelembaban tidak begitu banyak, daya tahan simpan produk pertanian meningkat, masalah longsor dan ker

usakan lingkungan tidak banyak.  Dilihat dari kondisi agroekosistemnya, daerah ini mirip seperti sentra sayuran di Cameron Highland di Pahang Malaysia.  Jalan menuju Sembalun dapat melalui dua jalur, yaitu Bayan (Lombok utara, jaraknya lebih jauh dan lama), dan Suwela (melewati darah hutan lindung, meskipun lebih dekat tetapi jalannya menanjak, dan sebagian jalan dalam kondisi rusak).

LAST_UPDATED2
 
Senin, 28 Maret 2011 17:19

Menengok Negara Seberang dalam Menyediakan Sayur dan Buah

Kekhawatiran itu kemudian semakin memuncak ketika surat-surat yang dibutuhkan untuk berangkat ke Taiwan selesai di proses. Tiket pun sudah di tangan. Bagaimana tidak, tawaran untuk berangkat ke Taiwan yang notabene tidak ada hubungan diplomatik RI di sana, membuat hatiku selaku PNS menjadi cemas dan sedikit ragu karena adanya cerita yang macam-macam. Satu-satunya perwakilan Indonesia yang ada disana hanyalah KADIN. Bagaimana kalau saya sakit, bagaimana kalau saya mengalami kesulitan disitu. Namun, rasa ingin tahu yang besar tentang negara itu, tentang training yang akan saya ikuti, mengalahkan rasa takut itu. Dengan Bismlillah, pada tanggal 31 Mei 2010, saya berangkat bersama Bapak Siswanto untuk mengikuti training “Rapid Bioassay of Pesticide Residues (RBPR) on Fruit and Vegetables for Market Inspection and Farm Education”, selama 5 hari sampai tanggal 5 Juni 2010. Training ini diadakan oleh Taiwan Agricultural Research Institute (TARI), Council of Agriculture (COA) bekerjasama dengan Food & Fertilizer Technology Center (FFTC) for  the Asian & Pacific Region serta Council of Agriculture, Executive Yuan, Taiwan, ROC.

LAST_UPDATED2
 
Kamis, 31 Maret 2011 00:00

KONSOLIDASI PENGEMBANGAN KAWASAN SAYURAN

Program pengembangan sayuran diarahkan pada pemilihan komoditas prioritas atau komoditas unggulan daerah sesuai potensi dan kekhasan wilayah berdasarkan pendekatan wilayah (kawasan) dan pendekatan pasar, sehingga diharapkan dapat menjamin peningkatan produksi, mutu dan daya saing.

Upaya untuk mendukung pengembangan kawasan sayuran diperlukan konsolidasi kawasan sayuran dalam koordinasi dan keterpaduan pelaksanaan program dan kegiatan pengembangan kawasan sayuran sehingga pengelolaannya lebih efektif dan efisien.

LAST_UPDATED2
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Berikutnya > Akhir >>

Jumat, 18 April 2014

INFORMASI

Turn off/on Sound Options Smileys History FAQ Kide Chat
13:09-- System: Welcome!
0:29-- abdi: selamat datang web
0:30-- abdi: :)
10:59-- Guest_7655: [url=http://www.reviewgue.com/2014/03/jasa-seo-murah-semarang-indonesia.html]jasa seo murah di semarang[/url]
2:21-- Guest_2946: «link» jasa seo demak top «link» jasa seo semarang top «link» obat pembesar penis top «link» obat pembesar penis top

Name:
Message:


:) :( ;) :P :D :| :O :S O.O 8) :_( :-* (!) (?)


Get the Flash Player to see this player.

time2online Joomla Extensions: Simple Video Flash Player Module

Loading...

Jejak Pendapat

Bagaimana Pendapat anda tentang situs kami
 
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1301
mod_vvisit_counterYesterday695
mod_vvisit_counterThis week13566
mod_vvisit_counterLast week6276
mod_vvisit_counterThis month23991
mod_vvisit_counterLast month40756
mod_vvisit_counterAll days931245
Terdapat 4 Tamu online