article thumbnail

  Kratom kering (Mitragyna speciosa) adalah pohon tropis asli ke hutan dari Asia Tenggara. Tanaman ini telah digunakan oleh orang-orang di Thailand, Malaysia dan Indonesia selama berabad-abad untuk  [ ... ]



article thumbnail


BUKU BARU SOP PASCAPANEN CABAI MERAH
    Buku SOP pascapanen Cabai Merah ini dapat sebagai acuan bagi pelaku usaha/petani/petugas untuk melaksanakan pascapanen sehingga dapat meningkatkan mut [ ... ]


Home
Senin, 28 Maret 2011 19:06

 

SELAMAT DATANG UNDANG-UNDANG NO.35 TAHUN 2009

TENTANG NARKOTIKA

Setelah menunggu sekian lama, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika telah diundangkan pada tanggal 12 Oktober 2009 lalu dan ditempatkan dalam Lembaran Negara RI Tahun 2009 Nomor 143 serta Tambahan Lembaran Negara RI bernomor 5062.

 

Dari data dan hasil penelitian BNN, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba terbukti merasuk nyaris ke semua pelosok kota dan desa serta ke setiap strata masyarakat. Data BNN menunjukkan bahwa kasus-kasus Pidana Narkoba dari tahun ke tahun selalu meningkat. Pada tahun 2001, hanya tercatat 3.617 kasus. Bertahun-tahun berikutnya angka itu tak juga surut. Pada tahun 2008, data sudah melonjak lebih dari delapan kali lipat menjadi 29.359 kasus. Hingga Juni 2009, tercatat Tindak Pidana Narkoba telah mencapai 13.958 kasus. Hasil penelitian BNN pada tahun 2008, menunjukkan 1,99 persen penduduk Indonesia telah menyalahgunakan Narkoba.

- Undang-Undang Narkotika baru telah memperluas bahan-bahan yang digolongkan sebagai Narkotika Golongan I, dengan memindahkan Psikotropika Golongan I (diantaranya : Ekstasi) dan Golongan II (diantaranya : Sabu) dari UU No. 5 Tahun 1997 ke dalam. UU No. 35 Tahun 2009.

- Narkotika Golongan I tidak digunakan untuk pelayanan kesehatan karena sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Oleh karena itu, apabila ada organisasi kriminal/sindikat yang memproduksi, mengimpor, dan mengedarkan secara melawan hukum Ekstasi dan Sabu, dapat dihukum lebih beret, yaitu jika beratnya melebihi 5 (lima) gram  Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman (termasuk heroin dan kokain) maka pelaku dipidana dengan pidana mati, atau pidana penjara lainnya.

- Di sisi lain, bagi para Penyalahguna dan Pecandu Narkotika, Undang-Undang baru ini lebih manusiawi. Bagi Korban Penyalahguna Narkotika, Pecandu Narkotika yang belum cukup umur yang sudah dilaporkan oleh orang tuanya/ wali, untuk mendapat Rehabilitasi Medis dan Sosial; dan bagi Pecandu Narkotika yang sudah cukup umur, selama 2 (dua) kali perawatan dokter di Lembaga Rehabilitasi Medis yang ditunjuk Pemerintah, kesemuanya tidak dituntut pidana, tetapi diwajibkan menjalani Rehabilitasi Medis dan Sosial.

- Perubahan yang signifikan lainnya adalah dibentuknya BNN sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang merupakan organisasi vertikal dari pusat sampai ke provinsi dan kabupaten/ kota. Untuk memberantas organisasi kriminal/sindikat Narkotika dan jaringannya yang telah meracuni sekitar 3,6 juta orang Indonesia, maka Undang-­Undang ini telah memperkuat bidang pemberantasan/penegakan hukum dengan memberikan kewenangan penyelidikan dan penyidikan kepada BNN, di samping penyidik Polri. Peran serta masyarakat juga diperkuat dan ditingkatkan dalam Undang-Undang Narkotika ini.

Sumber : Jurnal BNN Edisi 08 - 2009.

 

LAST_UPDATED2
 
Kamis, 17 April 2014

INFORMASI

Turn off/on Sound Options Smileys History FAQ Kide Chat
13:09-- System: Welcome!
0:29-- abdi: selamat datang web
0:30-- abdi: :)
10:59-- Guest_7655: [url=http://www.reviewgue.com/2014/03/jasa-seo-murah-semarang-indonesia.html]jasa seo murah di semarang[/url]
2:21-- Guest_2946: «link» jasa seo demak top «link» jasa seo semarang top «link» obat pembesar penis top «link» obat pembesar penis top

Name:
Message:


:) :( ;) :P :D :| :O :S O.O 8) :_( :-* (!) (?)


Get the Flash Player to see this player.

time2online Joomla Extensions: Simple Video Flash Player Module

Loading...

Jejak Pendapat

Bagaimana Pendapat anda tentang situs kami
 
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday217
mod_vvisit_counterYesterday558
mod_vvisit_counterThis week11335
mod_vvisit_counterLast week4953
mod_vvisit_counterThis month22212
mod_vvisit_counterLast month40756
mod_vvisit_counterAll days929466
Terdapat 16 Tamu online